Senin, 27 September 2010

SNMPTN 1

16 -17 JUNI 2010…
SMA N 26….
16 juni 2010 yang dingin ku awali di sebuah masjid di SMA N 26. Tempat ku memulai sebuah ujian yang telah ku persiapkan kurang lebih dari 1 tahun lalu. Sekarang harus aku uji untuk mendapatkan hasil yang aku inginkan. 1 tujuanku dan semua peserta ujian saat itu “Perguruan Tinggi Negeri”.
Semua motivasi ku kumpulkan dalam hatiku. Ku bulatkan tekad ku. Ku yakinkan diriku semua rezeki sudah ada yang mengatur dan sisanya semua tinggal usahaku sendiri untuk meraihnya. Setelah shalat dhuha aku menuju ruang 15 ruang tempatku selama 2 hari untuk menguji semua yang telah aku pelajari selama di SMA. Pukul menunjukkan 07.30. 30 menit lagi ujian pertama ku akan di mulai. Tes Potensi Akademik adalah ujian pertamaku hari itu. Yang Alhamdulillah dapat aku kerjakan dengan baik. 45 menit lagi ujian ke 2 di mulai. Ujian ke 2 hari ini adalah kemampuan dasar : Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Dan kali ini pun dapat aku kerjakan dengan baik. Aku pulang dengan perasaan lega di hari pertama.
17 juni 2010 penuh tetesan air hujan. Aku kembali ke SMA N 26. Ujian ku hari ini adalah kemampuan IPA. Dari sini aku mulai cemas. Kekhawatiran memenuhi hatiku. Tapi kembali aku ingat 1 hal “semua rezeki sudah ada yang mengatur dan sisanya semua tinggal usahaku sendiri untuk meraihnya”. Aku cukup berusaha semaksimal mungkin. Pukul 08.00 aku mulai kembali ujian ku. Kecemasan ku yang tadi sudah hilang kembali muncul ketika ku lihat soal2 yang begitu rumit di hadapan ku..
Sesaat ku teringat seseorang yang menjadi motivasiku ketika ku gagal di ujian ku sebelumnya. Ku teringat akan kata-katanya “anakku, tak apa jika kau gagal karena dari kegagalan engkau akan belajar. Ayah akan tetap bangga kepadamu karena kamu sudah mau berusaha”. Ku selalu menangis jika teringat kata-kata ini. Karenanya aku bisa berusaha sampai saat ini. Karena ku tanamkan dalam hatiku “aku tak ingin lagi membuatnya serta semua orang yang penting bagiku kecewa karena melihat tangis kegagalanku”. Aku kembali mengerjakan ujian di hadapanku sebisaku. Dengan keyakinan aku pasti bisa karena aku tak ingin mengecewakan orang lain. Setelah 90 menit aku berkutat dengan matematika IPA,Fisika,Biologi,dan Kimia. Aku keluar dari ruangan dengan segala kepuasan di hatiku. Aku pasrah dan hanya tinggal berharap dan berdoa dalam shalatku. Kepulanganku dari tempat ujian kembali di antar dengan guyuran hujan…. Mewakili tangisku di dalam hati….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar